Fhoto: Kebakaran Hebat di Duri Timur, Rumah Permanen di Gaya Baru Ujung Dilalap Si Jago Merah. (Red)

DURI – Kebakaran hebat di rumah warga Jalan Gaya Baru Ujung, RT 04/RW 06, Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 15.15 WIB. Satu unit rumah permanen dilaporkan dilalap si jago merah.


Api dengan cepat membesar dan melahap bagian rumah yang saat kejadian dilaporkan dalam kondisi kosong. Pemilik rumah disebut sedang bekerja ketika musibah tersebut terjadi.


“Apo tiba-tiba membesar, kabarnya tidak ada orang di rumah itu dan ditinggal pemiliknya kerja,” ujar salah seorang warga, Qadri, di lokasi kejadian.


Merespons kebakaran tersebut, UPT Pemadam Kebakaran Kecamatan Mandau mengerahkan sedikitnya dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api.


Namun, proses pemadaman sempat menghadapi kendala. Banyaknya kendaraan warga yang memadati lokasi untuk menyaksikan dan mengabadikan peristiwa kebakaran membuat akses menuju titik kejadian menjadi terbatas.


Kondisi tersebut menghambat mobilitas armada pemadam kebakaran saat berupaya menjangkau lokasi rumah yang terbakar.


Kepala UPT Damkar Mandau, Novebry, S.AP, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan, dua unit mobil pemadam telah dikerahkan untuk melakukan pemadaman.


“Benar, kita turunkan dua mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Untuk penyebabnya belum diketahui,” ujarnya.


Hingga berita ini diturunkan, kobaran api telah berhasil dipadamkan. Petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran susulan.


Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Dugaan awal mengenai arus pendek listrik belum dapat dipastikan dan masih memerlukan keterangan lebih lanjut dari pihak berwenang.


Belum ada keterangan resmi mengenai total kerugian materi akibat kebakaran tersebut.


Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak memarkirkan kendaraan sembarangan di sekitar lokasi kebakaran, sehingga akses petugas dan armada pemadam tetap terbuka saat melakukan penanganan darurat.


(Rls-JR/Red)