Fhoto: Fadli, Calon Kepala Desa Insit nomor urut 3. (Putra)

MERANTI – Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, kian hangat dengan hadirnya adu gagasan dari para kandidat. Salah satu figur yang mencuri perhatian publik adalah Fadli, Calon Kepala Desa Insit nomor urut 3, yang tampil membawa visi besar dan perubahan nyata bagi desa.


Dengan mengusung jargon "Insit Maju, Rakyat Sejahtera, dan Berkelanjutan", Fadli menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam Pilkades ini didasari oleh semangat pengabdian tulen demi membawa harapan baru bagi seluruh lapisan masyarakat Desa Insit.


"Pilkades ini adalah momentum emas bagi kita bersama untuk menentukan arah Desa Insit enam tahun ke depan. Kita butuh pemerintahan yang terbuka dan pembangunan yang merata agar rakyat semakin mandiri dan sejahtera," ujar Fadli kepada media, Senin (31/08/2026).


Demi mewujudkan komitmen tersebut, Fadli merumuskan 5 Misi Strategis yang siap dieksekusi jika dipercaya memimpin Desa Insit:


1. Pemerintahan Jujur dan Transparan, Menjamin pengelolaan Dana Desa (DD) yang terbuka, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan langsung kepada masyarakat melalui asas musyawarah.


2. Pembangunan Tepat Sasaran, Memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan, fasilitas umum, dan kebutuhan dasar warga di setiap dusun secara berkeadilan.


3. Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Mengembangkan potensi UMKM lokal, serta memberikan dukungan penuh pada sektor pertanian dan nelayan guna menciptakan kemandirian ekonomi.


4. Pelayanan Cepat dan Adil, Menghadirkan pelayanan birokrasi desa yang responsif, inklusif, dan tanpa tebang pilih atau membeda-bedakan warga.


5. Pemuda dan Perempuan Berdaya Saing, Membuka ruang kreativitas yang luas untuk olahraga, pendidikan, ekonomi kreatif perempuan, serta penguatan karakter lewat pembinaan generasi Qur'ani dan pelestarian budaya Melayu.


Fadli berharap masyarakat Desa Insit dapat menggunakan hak pilihnya dengan bijak pada Pilkades mendatang, guna menyongsong tata kelola pemerintahan desa yang bersih, berakhlak mulia, dan berorientasi penuh pada kesejahteraan rakyat.


(Putra)