Fhoto: Mabes TNI Turun Tangan, Gelar Penyuluhan Karhutla Besar-besaran di Mandau Bengkalis!. (Red)

MANDAU – Langkah masif dan preventif terus digalakkan untuk mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah rawan Provinsi Riau. Pada Senin pagi (31/08/2026), Tim Penyuluhan Mabes TNI turun langsung ke wilayah teritorial Kodim 0303/Bengkalis untuk menggelar penyuluhan karhutla yang berpusat di Gedung Aula Kantor Lurah Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.


Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam melindungi ekosistem lingkungan sekaligus keselamatan masyarakat dari ancaman kabut asap.


Kegiatan strategis ini tidak main-main. Rombongan tim penyuluh dari Mabes TNI dipimpin langsung oleh para perwira tinggi dan menengah lintas matra, di antaranya, Brigjen TNI (Mar) Freddy Jhon Hamonangan Pardosi (Staf Khusus Kasal), Kolonel Tek Wayan Joni Nugraha (Aslog Kosek II TNI AU) dan Mayor Inf Sugianto (Kasdim Majalengka).


Kehadiran para petinggi Mabes TNI ini disambut hangat oleh otoritas dan komando wilayah setempat, yakni Danramil Mandau Kapten (Czi) Suratmin dan Lurah Air Jamban Rifky Elyaningsih, bersama puluhan tokoh masyarakat serta tamu undangan.

Fhoto: Mabes TNI Turun Tangan, Gelar Penyuluhan Karhutla Besar-besaran di Mandau Bengkalis!. (Red)

Dalam penyuluhan ini, tim Mabes TNI memberikan edukasi komprehensif mengenai bahaya laten karhutla yang merugikan sektor ekonomi, kesehatan, hingga citra bangsa di mata internasional. Masyarakat diingatkan dengan keras untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat sanksi hukum pidana yang sangat berat bagi para pelaku.


Selain aspek hukum, penyuluhan ini menekankan pentingnya sistem deteksi dini. Warga dan aparatur desa diminta saling bersinergi menjadi "mata dan telinga" di lapangan guna melaporkan kemunculan titik api (hotspot) sekecil apa pun sebelum meluas menjadi bencana.


Lurah Air Jamban, Rifky Elyaningsih, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian besar yang diberikan oleh Mabes TNI. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat Kecamatan Mandau ini diharapkan mampu mempertahankan status Zero Fire di wilayah Bengkalis.


Melalui penyuluhan ini, Mabes TNI berhasil membakar semangat kepedulian warga. Menjaga hutan bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama demi warisan generasi masa depan yang bebas asap.


(Red)