Fhoto: Ramadhan Wirandi, Putra Riau yang Menekuni Dunia Drilling dengan Pengalaman Lapangan dan Kompetensi Migas. (Red)

DURI – Perjalanan karier Ramadhan Wirandi di sektor minyak dan gas (migas) terus berkembang. Pria asal Kabupaten Siak, Riau, ini membangun pengalaman profesionalnya dari kegiatan lapangan hingga terlibat langsung dalam operasional pengeboran sebagai Floorman/Drilling Crew Support.


Ramadhan tercatat memiliki pengalaman di Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI). Dalam pekerjaannya, ia terlibat dalam aktivitas pipe handling dan tripping operation, termasuk proses running in hole (RIH) dan pulling out of hole (POOH).


Dalam satu shift, Ramadhan mendukung pelaksanaan sekitar 5–7 siklus pekerjaan, dengan tetap mengacu pada prosedur keselamatan dan operasional yang berlaku di area pengeboran.


Tidak hanya menangani aktivitas pipa, ia juga memiliki pengalaman mendukung pengoperasian hoisting system, drawworks, traveling block, serta rotary system. Peran tersebut menuntut koordinasi yang baik dengan kru lain agar proses pengeboran dapat berlangsung secara aman dan berkesinambungan.


Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam pengalaman kerja Ramadhan adalah penerapan standar Health, Safety, Security and Environment (HSSE).


Ia terbiasa mengikuti toolbox meeting, membahas Job Safety Analysis (JSA), melakukan pemeriksaan awal peralatan menggunakan checklist, serta menerapkan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD).


Pengalaman tersebut juga diperkuat dengan pemahaman terhadap HSE Golden Rules dan sistem Permit to Work (PTW) dalam aktivitas berisiko tinggi.


Dalam catatan pengalaman kerjanya, Ramadhan menyebut telah berkontribusi menjaga kelancaran operasi pengeboran dengan zero incident selama periode kerja serta tingkat kepatuhan terhadap prosedur keselamatan yang tercatat mencapai 100 persen.


Untuk memperkuat kompetensinya di bidang drilling, Ramadhan mengikuti sejumlah pelatihan, di antaranya Basic HSSE Pertamina EP, Rigger/Lifting and Rigging PPSD Migas Cepu, serta pelatihan Operator Lantai Bor LSP Pertamina.


Ia juga mengikuti Pelatihan Vokasi Floorman yang diselenggarakan Pertamina Hulu Rokan bekerja sama dengan LPPM UMRI dan Indonesia Drilling Training Center Indramayu.


Materi pelatihan yang diterima mencakup rig move-up-down, rig hoisting system, rig rotating system, rig BOP system, handling tools, casing, tubular goods, basic well control hingga well completion.


Menariknya, sebelum menekuni dunia operasional migas, Ramadhan menyelesaikan pendidikan S-1 Pendidikan Biologi di Universitas Lancang Kuning dengan IPK 3,56 dari 4,00.


Semasa kuliah, ia aktif dalam organisasi dan berbagai kegiatan kepanitiaan. Ia pernah dipercaya menjadi Ketua BEM Fakultas serta memimpin sejumlah kegiatan dengan melibatkan puluhan anggota.


Pengalaman organisasi tersebut membentuk kemampuan koordinasi, kepemimpinan, komunikasi, pengelolaan anggaran, hingga pengambilan keputusan di lapangan.


Ramadhan juga memiliki pengalaman sebagai Field Data Enumerator, termasuk melakukan pengumpulan dan validasi data lapangan di sejumlah wilayah di Riau.


Dengan kombinasi pengalaman lapangan, pelatihan teknis, pemahaman keselamatan kerja, serta pengalaman organisasi, Ramadhan kini memiliki fokus untuk terus mengembangkan kompetensinya di bidang drilling dan operasional rig.


Pengalaman tersebut menjadi modal bagi Ramadhan untuk memperluas kemampuan teknis sekaligus membangun karier profesional di industri migas yang menuntut kedisiplinan, ketelitian, kemampuan bekerja dalam tim, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan.


Dengan pengalaman langsung di lantai bor dan bekal pelatihan drilling yang dimiliki, Ramadhan Wirandi menjadi salah satu tenaga muda yang terus membangun kompetensi untuk berkembang di dunia operasional pengeboran.


(Red)