![]() |
| Fhoto: Lewat Green Policing, Polres Bengkalis Tanam 600 Mangrove dan Perkuat Sinergi Antinarkoba. (Red) |
BENGKALIS – Semangat nasionalisme menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia bergelora kuat di pesisir Kabupaten Bengkalis. Polres Bengkalis bersama Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan unsur Forkopimda sukses menggelar Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di Pantai Madani, Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan, Sabtu (15/8/2026).
Dimulai pukul 10.30 WIB, kehadiran rombongan disambut meriah oleh tabuhan kompang khas melayu dari masyarakat dan anak-anak sekolah. Kegiatan ini menjadi momentum krusial dalam mempererat kemitraan Polri dengan masyarakat, sekaligus menghadirkan solusi konkret lewat pelayanan kesehatan, bantuan sosial, aksi pelestarian lingkungan, dan komitmen keamanan.
Sebagai wujud kepedulian nyata, Polres Bengkalis menyalurkan sejumlah bantuan strategis guna mendongkrak kesejahteraan dan produktivitas warga setempat, di antaranya, 50 paket bantuan sosial untuk keluarga yang membutuhkan, 5 unit mesin ketinting guna mendukung operasional para nelayan tradisional dan 5 buah bola kaki sebagai sarana kontak penguat kegiatan positif kepemudaan.
Tidak hanya itu, Polres Bengkalis bersama para tokoh masyarakat Kecamatan Bantan menancapkan Bendera Merah Putih di area pantai. Aksi ini menjadi simbol penguat rasa nasionalisme dan kebersamaan di beranda depan NKRI. Warga setempat juga mendapatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) langsung di lokasi acara.
Mengusung konsep Green Policing, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa fungsi Polri saat ini harus melompat lebih jauh, termasuk dalam menjaga kelestarian alam yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir.
Tepat pukul 12.50 WIB, usai dialog interaktif dan makan bersama, Kapolres bersama seluruh elemen yang hadir turun langsung menanam 600 batang mangrove di kawasan Pantai Madani.

Fhoto: Lewat Green Policing, Polres Bengkalis Tanam 600 Mangrove dan Perkuat Sinergi Antinarkoba. (Red)
"Melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi dan konsep Green Policing, Polres Bengkalis mengajak masyarakat menjaga lingkungan. Penanaman mangrove ini adalah simbol pelestarian alam sekaligus investasi keselamatan wilayah pesisir dari ancaman abrasi untuk generasi mendatang," tegas AKBP Fahrian.
Di sisi keamanan, Kapolres memanfaatkan momentum ini untuk membakar semangat warga dalam memberantas peredaran gelap narkoba. Ia meminta para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda menjadi garda terdepan edukasi keluarga.
"Permasalahan peredaran narkoba harus menjadi perhatian kita bersama. Kami mengharapkan seluruh tokoh dapat memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak bermain-main dengan narkoba. Pemberantasan narkoba butuh sinergi total antara aparat hukum dan seluruh elemen masyarakat," ujar Kapolres lugas.
Komitmen tegas Kapolres mendapat apresiasi penuh dari Bupati Bengkalis yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ed Efendi, S.H., M.H.
"Kita bersyukur memiliki Kapolres seperti Bapak Fahrian yang memiliki perhatian luar biasa dan tindakan tegas terhadap peredaran narkoba di Bengkalis. Mari kita dukung penuh langkah kepolisian," ajak Ed Efendi.
Sebagai bentuk kehormatan dan dukungan terhadap program Green Policing, perwakilan tokoh masyarakat Desa Pambang Pesisir menyerahkan cenderamata unik berupa dua replika kapal nelayan hasil karya orisinal warga setempat kepada Kapolres Bengkalis. Masyarakat juga menyatakan ikrar setianya untuk membantu kepolisian menyapu bersih peredaran narkoba dan tindak pidana lainnya di desa mereka.
Seluruh rangkaian kegiatan selesai pada pukul 13.30 WIB dalam situasi yang aman, lancar, dan sangat kondusif. Acara ini dihadiri pula oleh Wakapolres Bengkalis Kompol Ridho Perasetia, S.I.K., M.I.K., perwakilan Kodim 0303/Bengkalis, Kejaksaan Negeri, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perkebunan, serta jajaran Forkopimcam Bantan.
(Red)


0Komentar