Fhoto: Sikat Kekerasan Seksual, Polsek Mandau Usut Bos Toko yang Diduga Perkosa Karyawati. (Red)

MANDAU – Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau bergerak cepat mengusut kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa seorang perempuan berusia 18 tahun. Korban diduga diperkosa oleh atasannya sendiri, seorang pria berinisial A, di dalam sebuah toko di wilayah Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.


Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Mandau Kompol Primadona mengonfirmasi bahwa pihaknya telah resmi menerima laporan terkait tindak pidana tersebut pada Sabtu (23/5/2026) dini hari pukul 00.05 WIB.


Peristiwa kelam ini terjadi pada Kamis malam (21/5/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Korban yang memiliki hubungan pekerjaan dengan terlapor berinisial A, berada di area toko tempatnya bekerja. Di lokasi tersebut, terlapor diduga memanfaatkan situasi untuk melakukan tindakan kekerasan seksual secara paksa kepada korban. Tidak terima atas perlakuan tersebut, korban langsung mendatangi Markas Polsek Mandau untuk mencari keadilan.


Merespons laporan korban, Unit Reskrim Polsek Mandau langsung melakukan tindakan cepat terukur, Penerimaan Laporan: Menolak toleransi terhadap kekerasan seksual dengan langsung menerbitkan laporan resmi, Pemeriksaan Saksi: Memanggil dan memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian untuk memperkuat bukti dan Administrasi Penyidikan: Melengkapi berkas perkara agar proses hukum berjalan tanpa hambatan.


"Saat ini perkara masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kami sedang mendalami keterangan saksi serta melakukan langkah hukum sesuai prosedur yang berlaku," tegas Kompol Primadona, Sabtu (23/5/2026). Atas perbuatannya, terlapor A dibidik dengan Pasal 473 KUHP tentang tindak pidana pemerkosaan.


Polsek Mandau mengimbau keras kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak takut bersuara. Polisi meminta warga segera melaporkan setiap bentuk tindak pidana yang terjadi di lingkungan sekitar, khususnya aksi kekerasan terhadap perempuan dan anak, guna memastikan wilayah Mandau tetap aman dan kondusif.


(Red)