Fhoto: Charly Van Houten dan Ndarboy Siap Guncang Riau Bhayangkara Run 2026 di Pekanbaru. (Putra)

PEKANBARU - Ajang lari terbesar di Sumatera, Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026, siap menggebrak Kota Pekanbaru pada 19 Juli 2026 mendatang. Bertempat di Lapangan Mapolda Riau, event ini tidak hanya sekadar kompetisi olahraga, melainkan sebuah panggung kolaborasi megah yang menyatukan semangat hidup sehat, hiburan musik nasional, dan aksi nyata peduli lingkungan.


Tahun ini, atmosfer keseruan RBR 2026 dipastikan berlipat ganda. Melalui akun media sosial resminya, panitia mengumumkan kehadiran musisi legendaris Charly Van Houten dan penyanyi pop Jawa populer Ndarboy sebagai bintang tamu utama. Perpaduan tembang nostalgia dari Charly serta musik ambyar yang enerjik dari Ndarboy diproyeksikan sukses mengguncang panggung hiburan dan menghibur ribuan peserta setelah menyentuh garis finish.


Selain menghadirkan hiburan berkelas, RBR 2026 mengusung misi sosial yang kuat melalui kampanye kepedulian lingkungan bertajuk “Menjaga Alam dan Lawan Karhutla”. Gerakan ini menjadi seruan bersama bagi seluruh lapisan masyarakat untuk aktif mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau.


Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes Pol Daniel Widya Mucharam, menegaskan bahwa event ini dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda melalui konsep sport tourism.


“Riau Bhayangkara Run 2026 bukan hanya tentang berlari. Kami ingin menghadirkan energi positif, hiburan yang dekat dengan masyarakat, sekaligus mengajak semua pihak bersama-sama menjaga alam dan melawan karhutla di Provinsi Riau,” ujar Kombes Daniel. Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran para musisi nasional ini diharapkan menjadi daya tarik kuat untuk memikat peserta dari berbagai penjuru tanah air, sekaligus mengangkat sektor pariwisata Riau.


Antusiasme publik terbukti sangat tinggi. Hingga saat ini, jumlah pendaftar tercatat telah mendekati angka 10.000 pelari dan diprediksi akan terus melonjak hingga hari pelaksanaan. RBR 2026 sendiri membuka tiga kategori lomba yang bisa diikuti, yaitu 5K, 10K, dan 21K (Half Marathon).


Tidak hanya berdampak pada kebugaran dan lingkungan, ajang berskala besar ini diproyeksikan memberi suntikan ekonomi positif bagi masyarakat lokal. Sektor perhotelan, kuliner, pariwisata, hingga pelaku UMKM di Pekanbaru dipastikan akan merasakan perputaran ekonomi yang signifikan berkat kedatangan ribuan pelari dari luar daerah.


(Putra)