Fhoto: Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si. (putra)

MERANTI – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti memberikan apresiasi luar biasa kepada jajaran Polres Kepulauan Meranti. Di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.IK., M.H., kepolisian setempat berhasil menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah fantastis, yakni hampir 60 kg, hanya dalam kurun waktu enam bulan.


Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, S.Sos., M.Si., dalam Konferensi Pers Ungkap Kasus Narkoba di Aula Rupatama Tantya Sudhirajati, Sabtu (2/5/2026).


Terhitung sejak September 2025 hingga Mei 2026, Polres Kepulauan Meranti sukses mengamankan barang bukti berupa 57 kg sabu dan sekitar 3 kg narkotika jenis lainnya. Datuk Seri Afrizal Cik menilai prestasi ini bukan sekadar keberhasilan penegakan hukum biasa, melainkan sebuah tindakan penyelamatan kemanusiaan.


"Dua kali penangkapan besar dalam waktu singkat ini adalah bukti nyata integritas dan profesionalisme Polri. Ini bukan hanya soal menangkap pelaku, tapi upaya nyata menyelamatkan jiwa ratusan ribu orang dari kehancuran narkoba," ujar Datuk Seri Afrizal Cik dengan penuh haru.


Dalam pernyataan emosionalnya, Datuk Seri Afrizal Cik mengungkapkan betapa besarnya rasa terima kasih masyarakat adat atas perlindungan yang diberikan kepolisian terhadap tatanan sosial dan adab di Meranti.


“Andainya kami memiliki segudang bongkahan emas, maka akan kami hadiahkan kepada Kapolres dan jajarannya. Karena kami tidak punya emas, kami persembahkan dukungan penuh dan doa tulus agar Polri terus kuat memberantas narkoba yang merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat kami,” tambahnya.


Acara konferensi pers ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi, di antaranya Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Hariadi, S.IK., M.H., Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin, S.E., M.M., serta jajaran Forkopimda lainnya. Kehadiran para tokoh ini mempertegas komitmen bersama dalam memerangi peredaran narkotika di wilayah pesisir Riau.


Dengan pengungkapan besar ini, LAMR Kepulauan Meranti berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan lembaga adat semakin solid guna memastikan wilayah Meranti bersih dari peredaran gelap narkotika di masa depan.


(Putra)