Fhoto: Enam Jam Tanpa Listrik, Warga Selatpanjang Pertanyakan Keandalan Pelayanan PLN. (Putra)

MERANTI — Pemadaman listrik selama kurang lebih enam jam kembali dikeluhkan masyarakat di Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Pasokan listrik dilaporkan padam sejak sekitar pukul 09.00 WIB dan baru kembali menyala sekitar pukul 15.00 WIB, Kamis (1/10/2026).


Durasi pemadaman yang cukup panjang tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu. Tidak hanya rumah tangga, kondisi itu juga berpotensi berdampak terhadap pelaku usaha, perkantoran, pelayanan publik, serta masyarakat yang sehari-hari mengandalkan peralatan elektronik.


Sejumlah warga mempertanyakan keandalan pelayanan kelistrikan di Selatpanjang, terutama ketika gangguan berlangsung selama berjam-jam tanpa adanya informasi yang diketahui masyarakat terkait penyebab maupun proses penanganannya.


“Dari jam 9 pagi listrik mati, baru sekitar jam 3 sore hidup kembali. Enam jam cukup lama, aktivitas masyarakat jelas terganggu,” keluh salah seorang warga.


Bagi pelaku usaha, pemadaman berkepanjangan juga dapat menimbulkan persoalan tersendiri. Usaha makanan dan minuman, misalnya, membutuhkan pasokan listrik untuk mengoperasikan lemari pendingin, mesin produksi, maupun berbagai perangkat elektronik lainnya.


Karena itu, masyarakat berharap pihak PLN Selatpanjang dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penyebab gangguan tersebut, termasuk langkah penanganan yang dilakukan hingga pasokan listrik kembali normal.


Publik tidak hanya membutuhkan kepastian bahwa listrik kembali menyala, tetapi juga informasi mengenai apa penyebab gangguan, berapa lama proses penanganannya, serta langkah apa yang dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik ke depan.


Transparansi informasi dinilai penting agar masyarakat sebagai pelanggan mengetahui kondisi jaringan kelistrikan serta upaya yang dilakukan untuk meminimalkan terjadinya pemadaman dengan durasi panjang.


Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak PLN Selatpanjang mengenai penyebab pemadaman yang berlangsung sekitar enam jam tersebut.


Redaksi masih membuka ruang bagi pihak PLN Selatpanjang untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan resmi terkait gangguan listrik tersebut.


(Putra)