BENGKALIS – Dugaan lemahnya pengawasan pengelolaan Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat di Kabupaten Bengkalis. Kali ini, temuan belatung pada makanan MBG yang diproduksi dari sebuah dapur milik oknum anggota DPRD Bengkalis mengundang sorotan publik.
Peristiwa tersebut terungkap setelah sejumlah pihak menemukan belatung pada menu MBG yang disiapkan untuk penerima manfaat. Temuan itu diduga berasal dari dapur penyedia MBG yang berada di bawah koordinasi Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) setempat.
Saat dikonfirmasi wartawan, Koordinator SPPG Bengkalis enggan memberikan keterangan rinci terkait temuan tersebut. Ia terlihat tak berkutik dan memilih bungkam ketika dimintai penjelasan mengenai proses pengawasan, standar kebersihan dapur, serta langkah evaluasi yang telah dilakukan.
Sumber di lapangan menyebutkan, temuan belatung tersebut memicu kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas dan keamanan pangan dalam program MBG yang sejatinya bertujuan meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.
“Ini sangat disayangkan. Program yang seharusnya memberi manfaat justru menimbulkan keresahan karena dugaan kelalaian pengelolaan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola dapur maupun oknum DPRD Bengkalis yang mengaku sebagai pemilik dapur MBG tersebut. Masyarakat pun mendesak instansi terkait agar segera melakukan investigasi menyeluruh serta memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan dijalankan secara ketat.
Kasus ini menambah daftar catatan penting bagi pemerintah daerah dalam mengawasi pelaksanaan program strategis nasional agar benar-benar berjalan sesuai tujuan dan tidak mencederai kepercayaan publik.
(Red)


0Komentar