Fhoto: Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional) Kabupaten Kepulauan Meranti. (Red)
MERANTI - Rapat pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional) Kabupaten Kepulauan Meranti sukses dilaksanakan pada Rabu, 31 Juli 2025, bertempat di Salah Satu  Hotel Ternama di kota selat Salat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Rapat ini turut dihadiri langsung oleh Ketua DPC ASWIN Kabupaten Bengkalis, Harry Warisman Syaputra, yang hadir mewakili Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ASWIN Provinsi Riau. Dalam forum tersebut, secara musyawarah dan mufakat, Seftiaroma Sahfutra resmi terpilih sebagai Ketua DPC ASWIN Kabupaten Kepulauan Meranti.


Dalam sambutannya, Harry Warisman Syaputra, orang  Pertama Membawa Atas Nama ASWIN ke Provinsi Riau menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap terbentuknya DPC baru ini.

Fhoto: DPC ASWIN Kabupaten Kepulauan Meranti Resmi Terbentuk, Seftiaroma Sahfutra Terpilih sebagai Ketua. (Red)
Kita sangat mengapresiasi antusiasme rekan-rekan wartawan di Meranti yang telah berinisiatif membentuk DPC ASWIN. Ini adalah bentuk komitmen untuk memperkuat peran dan fungsi pers sebagai mitra strategis pembangunan di daerah. Semoga DPC ASWIN Meranti di bawah kepemimpinan saudara Seftiaroma dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan integritas,” ujarnya.


Pembentukan DPC ini merupakan bagian dari langkah strategis organisasi dalam memperluas jaringan, mempererat solidaritas wartawan di daerah, serta memperkokoh posisi ASWIN sebagai organisasi pers yang profesional dan bermartabat.


Struktur kepengurusan yang telah terbentuk telah dilaporkan ke DPD ASWIN Provinsi Riau dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional) dan saat ini menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK) sebagai legalitas resmi.


Dengan terbentuknya DPC ASWIN Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan menjadi wadah aktif untuk insan Pers yang mampu bersinergi dengan pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dalam menyajikan informasi yang faktual, edukatif, dan membangun. (Red)