MERANTI – Tim Reskrim Polsek Merbau menunjukkan taji dalam menjaga keamanan wilayah. Kurang dari 24 jam setelah menerima laporan, jajaran kepolisian berhasil membekuk tiga pria yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian sarang burung walet di Desa Mengkirau, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kamis (07/05/2026).
Ketiga tersangka yang kini mendekam di sel tahanan berinisial KG (45), AB alias HK (51), dan PL (34). Keberhasilan pengungkapan ini tak lepas dari bantuan rekaman CCTV yang merekam dengan jelas aksi nekat para pelaku saat membobol gedung walet milik keluarga Heria.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa penyelidikan langsung dilakukan sesaat setelah korban melapor.
“Begitu mendapat laporan dan memeriksa bukti rekaman CCTV, tim yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Efrianto langsung bergerak cepat melakukan pengejaran,” ujar AKP Jimmy.
Hasilnya, sekitar pukul 18.00 WIB, petugas mencegat dua tersangka (KG dan AB) saat melintas di Jalan Lintas Melibur menggunakan sepeda motor Honda Supra X. Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk melakukan pengembangan dan meringkus tersangka ketiga, PL, di Kelurahan Teluk Belitung.
Dalam penangkapan tersebut, polisi turut menyita berbagai peralatan "tempur" pelaku dan hasil kejahatan, di antaranya, Linggis dan gergaji (alat membobol), Senter kepala dan tas sandang, Dua unit sepeda motor dan satu unit kapal kayu pompong dan Sisa sarang burung walet serta uang tunai Rp1.981.000 hasil penjualan.
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian total sekitar Rp5 juta. Saat ini, para pelaku tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut di Mako Polsek Merbau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Pihak kepolisian kembali mengingatkan masyarakat untuk terus waspada dan memanfaatkan teknologi keamanan seperti CCTV. Jika menemukan gangguan keamanan, warga diminta segera menghubungi Call Center 110 yang siap melayani 24 jam secara gratis.
“Kami siap merespons cepat setiap laporan masyarakat demi terciptanya situasi kondusif di Kepulauan Meranti,” tutup AKP Jimmy.
(Putra)


0Komentar