![]() |
| Fhoto: Cegah Konflik Lahan 633 Hektar, Polres Rokan Hulu Fasilitasi Mediasi PT Tunas Palma Indonesia dan Kelompok Tani Kosmar. (Red) |
ROHUL – Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu bergerak cepat melakukan langkah preventif guna meredam potensi konflik horisontal terkait sengketa lahan seluas 633 hektar di wilayah Bonai Darussalam. Pada Senin (06/04/2026), Polres Rohul memfasilitasi mediasi antara manajemen KSO PT Tunas Palma Indonesia (mewakili PT Agrinas Palma Nugraha) dengan Kelompok Tani Kosmar.
Pertemuan yang berlangsung di area eks lahan PT Andika Permata Sawit Lestari (APSL) Kebun Kosmar ini dipimpin langsung oleh Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, SIK, M.Si yang diwakili oleh Kabag Ops Kompol Ikhwan Widarmono.
Dalam arahannya, Kompol Ikhwan Widarmono meminta kedua belah pihak, baik pihak perusahaan maupun masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani Kosmar, untuk menahan diri dan tidak melakukan aktivitas provokatif di lapangan selama proses legal formal berlangsung.
“Mediasi ini adalah bentuk kehadiran Polri untuk mencari solusi damai. Kami mengimbau semua pihak untuk menjaga kondusivitas dan tidak mengambil tindakan sendiri yang dapat memicu konflik di lapangan,” tegas Kabag Ops di hadapan perwakilan kedua pihak dan ratusan warga yang hadir.
Sengketa ini merupakan bagian dari dinamika pengalihan pengelolaan aset lahan eks PT APSL atau aset yang terafiliasi dengan Satgas PKH oleh PT Agrinas Palma Nugraha di wilayah Riau.

Fhoto: Cegah Konflik Lahan 633 Hektar, Polres Rokan Hulu Fasilitasi Mediasi PT Tunas Palma Indonesia dan Kelompok Tani Kosmar. (Red)
Pihak perusahaan menyambut baik inisiatif kepolisian ini. Roberto Simbolon, SH, selaku Kuasa Direktur PT Tunas Palma Indonesia, menyampaikan apresiasinya atas pengamanan dan mediasi yang dilakukan Polres Rohul.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran yang telah memfasilitasi pertemuan ini. Kami berkomitmen mengikuti jalur mediasi dan berharap pertemuan lanjutan pada Kamis, 9 April 2026 mendatang dapat berjalan lancar tanpa kendala,” ujar Roberto.
Senada dengan perusahaan, Koordinator Kelompok Tani Kosmar, Dodi, juga berharap proses ini membuahkan hasil yang adil bagi masyarakat setempat. “Kami berterima kasih atas kehadiran Polri. Harapan kami, masyarakat tani bisa mendapatkan kabar baik dan solusi yang menyejahterakan warga lokal ke depannya,” tuturnya.
Guna memastikan situasi tetap kondusif selama mediasi, Polres Rokan Hulu menerjunkan sedikitnya 70 personel pengamanan. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kasat Intelkam AKP Ichsan, SH, Kasat Sabhara AKP Repelita Ginting, SH, serta Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Abdau Wardiyoso, S.Tr.K, MH.
Rencananya, mediasi lanjutan akan digelar kembali pada Kamis (09/04/2026) di lokasi yang akan ditentukan kemudian untuk membahas poin-poin kesepakatan lebih mendalam.
(Red)


0Komentar