![]() |
| Fhoto: Pulihkan Kepastian Hukum, PT Tunas Palma Indonesia Resmi Ambil Alih Operasional Eks Lahan PT APSL di Rokan Hulu. (Red) |
ROKAN HUlU – Industri kelapa sawit di Provinsi Riau memasuki babak transformasi baru. PT Tunas Palma Indonesia (TPI) secara resmi memulai operasional di atas lahan perkebunan yang sebelumnya dikelola oleh PT Andika Permata Sawit Lestari (APSL). Pengambilalihan ini dilakukan melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO) strategis yang diresmikan pada Rabu (15/04/2026) di Kabupaten Rokan Hulu.
Langkah ini diambil sebagai solusi konkret pemerintah untuk mengoptimalisasi aset perkebunan yang sempat terkendala persoalan perizinan dan sengketa hukum berkepanjangan.
Kolonel (Purn) TNI Herry dari PT Agrinas Palma Nusantara menegaskan bahwa skema KSO ini merupakan upaya nyata untuk memberikan kepastian hukum. Seluruh operasional ke depan dipastikan akan tunduk sepenuhnya pada regulasi kehutanan dan tata kelola perkebunan terbaru.

Fhoto: Pulihkan Kepastian Hukum, PT Tunas Palma Indonesia Resmi Ambil Alih Operasional Eks Lahan PT APSL di Rokan Hulu. (Red)
“Kami hadir untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan transparan. Dengan pengawasan ketat dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), langkah ini bertujuan menyelamatkan aset negara serta memaksimalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bagi daerah dan pusat,” ujar Herry.
Di masa transisi ini, PT Tunas Palma Indonesia membawa kabar baik bagi ribuan pekerja. Manajemen memberikan jaminan penuh bahwa tidak akan ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. Keberlangsungan lapangan kerja bagi masyarakat lokal menjadi prioritas utama demi menjaga stabilitas sosial-ekonomi di wilayah Rokan Hulu.
Selain menjaga nasib karyawan, perusahaan berkomitmen menjaga ritme produksi buah sawit. Hal ini dilakukan untuk memastikan pasokan bahan baku industri Crude Palm Oil (CPO) di Riau tetap stabil sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Fhoto: Pulihkan Kepastian Hukum, PT Tunas Palma Indonesia Resmi Ambil Alih Operasional Eks Lahan PT APSL di Rokan Hulu. (Red)
Kuasa Direktur PT Tunas Palma Indonesia, Roberto Simbolon, SH, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra SIK, M.Si, serta jajaran Pemerintah Kecamatan Bonai Darussalam atas dukungan penuh dalam proses transisi ini.
"Visi kami bukan sekadar profit, tapi memperbaiki ekosistem lingkungan dan memperkuat hubungan sosial. Kami akan segera berkoordinasi intensif dengan pemangku kepentingan di Kecamatan Bonai Darussalam agar kehadiran kami memberikan dampak positif yang berkelanjutan," tegas Roberto.
Dengan implementasi prinsip Good Corporate Governance (GCG), pengoperasian eks lahan PT APSL oleh PT Tunas Palma Indonesia diharapkan menjadi model nasional dalam pengelolaan lahan produktif yang transparan, bertanggung jawab, dan patuh hukum di masa depan.
(Red)


0Komentar