Fhoto: Polsek Pinggir Gerebek “Jalan Neraka”, 17 Pengguna Sabu Tak Berkutik, Dua Bandar Besar Kini Diburu. (Red)

PINGGIR – Tim Opsnal Polsek Pinggir berhasil membongkar sarang narkoba yang meresahkan masyarakat di kawasan yang dijuluki warga sebagai “Jalan Neraka”, Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Dalam operasi senyap yang digelar pada Sabtu (11/4/2026) tersebut, sebanyak 17 orang terduga penyalahguna narkotika jenis sabu berhasil diringkus.


Penggerebekan ini bermula dari laporan masyarakat yang sudah gerah dengan aktivitas transaksi dan pesta narkoba di lokasi tersebut. Menanggapi keresahan warga, Kapolsek Pinggir, AKP Agung Rama Setiawan, S.I.K., M.Si., langsung memimpin personelnya untuk melakukan penyelidikan dan penindakan di lapangan.


“Saat tim merangsek masuk ke lokasi, para pelaku sempat berupaya melarikan diri ke area sekitar. Namun, berkat kesigapan petugas, 17 orang berhasil kami amankan di tempat kejadian,” ujar AKP Agung Rama Setiawan mewakili Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si.


Dari hasil penggeledahan di lokasi, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kaca pirek berisi kristal bening diduga sabu dengan berat kotor 1,44 gram serta alat hisap (bong). Fakta mengejutkan terungkap setelah dilakukan pemeriksaan medis: seluruh 17 orang yang diamankan dinyatakan positif mengandung amphetamine melalui tes urine.


Berdasarkan pemeriksaan awal, para tersangka mengaku mendapatkan pasokan barang haram tersebut dari dua sosok yang dikenal sebagai bandar di wilayah tersebut, yakni pria berinisial LOLOM dan GENDOR. Saat ini, polisi telah menetapkan keduanya dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan terus melakukan pengejaran intensif.


Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, menegaskan komitmennya untuk membersihkan wilayah hukumnya dari peredaran gelap narkotika hingga ke akar-akarnya.


“Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menyukseskan program P4GN. Tidak ada tempat bagi bandar narkoba di Bengkalis. Kami akan kejar siapapun yang terlibat, termasuk bandar besar di belakangnya,” tegas AKBP Fahrian.


Kapolres Bengkalis juga mengapresiasi keberanian warga yang memberikan informasi dan mengimbau masyarakat untuk terus aktif melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. “Jangan ragu melapor melalui Call Center 110 atau WhatsApp Kapolres Bengkalis. Kami menjamin kerahasiaan identitas setiap pelapor,” tambahnya.


Saat ini, ke-17 tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolsek Pinggir guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku.


(Red)