![]() |
| Fhoto: Polres Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 13 Kg Sabu dan Ratusan Butir Etomidate di Pelabuhan Roro. (Red) |
BENGKALIS – Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis kembali memutus rantai peredaran narkotika jaringan antarprovinsi. Dalam operasi yang digelar Sabtu (21/3/2026), petugas berhasil menyita 13 kilogram sabu dan 373 unit cartridge Etomidate siap edar di Pelabuhan Roro Air Putih, Kecamatan Bengkalis.
Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasi Humas AIPDA Juliandi Bazrah, mengonfirmasi penangkapan dua tersangka berinisial H.S. (32) dan D.S. (44). Keduanya disergap saat sedang mengantre kendaraan di pelabuhan sekitar pukul 09.43 WIB.
"Penangkapan ini merupakan hasil kerja keras Tim Satresnarkoba di bawah pimpinan AKP Kris Tofel. Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Bengkalis," tegas AIPDA Juliandi.

Fhoto: Polres Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 13 Kg Sabu dan Ratusan Butir Etomidate di Pelabuhan Roro. (Red)
Dalam penggeledahan di mobil Daihatsu Ayla warna putih milik tersangka, petugas menemukan, 13 bungkus besar sabu (berat kotor ±13 kg), 373 unit cartridge Etomidate (narkotika Golongan II), terdiri dari 223 hitam dan 150 merah dan Tiga unit ponsel yang digunakan untuk berkomunikasi dengan jaringan mereka.
Berdasarkan interogasi awal, kedua tersangka mengaku diperintah oleh pria berinisial J (DPO) untuk menjemput barang tersebut dan membawanya ke Palembang, Sumatera Selatan. Mereka dijanjikan upah sebesar Rp50 juta jika pengiriman berhasil.
Selain menjadi kurir, hasil tes urine menunjukkan H.S. dan D.S. positif mengandung methamphetamine (sabu). Saat ini, keduanya telah ditahan di Mapolres Bengkalis untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Kapolres Bengkalis menegaskan bahwa tindakan ini adalah bagian dari komitmen mendukung program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika). Pihak kepolisian juga meminta masyarakat tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.
(Red)


0Komentar